counter

1000 Manfaat Daun Kelor

manfaat daun kelor

Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan

Tahukah bahwa tidak hanya dimanfaat dan diolah sebagai sayur saja, tapi masih banyak lagi manfaat daun kelor. Daun kelor juga bisa dimanfaatkan sebagai tanaman obat, sebab ada banyak khasiat kesehatan yang bisa diperoleh dari daun kelor.

Daun kelor mampu mencegah berbagai penyakit disebabkan karena mengandung banyak sekali nutrisi seperti unsur argine, histidine, isoleucine, leusine, lysine, methionine, phenylalinine, threonine, tryptophan, dan valine.

Dan juga Mengandung  protein, lemak, beta carotene (vitamin A), thiamin (vitamin B1), riboflavin (B2), niacin (B3), vitamin C, kalsium, karbohidrat, tembaga, serat, zat besi, magnesium, dan fosfor.

manfaat daun kelor

Manfaat Daun Kelor

Untuk Mencegah penyakit kardiovaskular

Daun kelor mampu mencegah penyakit kardiovaskular. Tanaman ini diyakini mampu membantu meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol.

Mengurangi Peradangan

Isothiocyanate yang terdapat dalam aun, polong, dan biji kelor adalah senyawa anti-peradangan utama.Peradangan adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Meski begitu, kondisi ini juga bisa menimbulkan masalah jika terus berlanjut dalam waktu lama. Peradangan berkelanjutan dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.

Menyehatkan Mata

Daun kelor segar mengandung vitamon A 4 kali lebih banyak dari wortel. Daun ini juga mengandung mineral dan nutrisi lain, termasuk antioksidan tinggi yang dapat membantu perbaikan sel, sehingga dapat mendukung pemulihan fungsi mata.

Mencegah diabetes

daun kelor disebut mampu meningkatkan produksi insulin sehingga dapat membantu mencegah diabetes. Dalam penelitian tersebut, 4 gram daun kelor terbukti bisa meningkatkan sirkulasi insulin dan menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.

daun kelor juga dapat menurunkan lonjakan gula darah pasca-makan pada pengidap diabetes. Penelitian itu menunjukkan bahwa daun kelor membuat lonjakan glukosa pasca-makan menjadi lebih stabil hingga 40 mg/dL serta mempersingkat waktu puncak lonjakan gula darah hingga sekitar 20 menit. Penelitian yang sama menemukan bahwa daun kelor tidak berdampak signifikan pada gula darah subjek yang tidak menderita diabetes. Menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2012 dan diterbitkan dalam Journal of Diabetes, manfaat tanaman ini diyakini tidak hanya terdapat pada daunnya saja. Ekstrak buah kelor juga terbukti dapat membantu mengatasi diabetes.

Mengonsumsi daun kelor terlalu banyak justru akan berpengaruh bagi tekanan darah serta meningkatkan asam lambung. Cukup konsumsi satu kantong teh celup atau setara 6 gram serbuk daun kelor kering per hari. Sedangkan daun kelor segar, disarankan hanya boleh dikonsumsi sekitar 30 gram per hari.