6 Tanda-Tanda Kehamilan Tahap Awal

6 Tanda-Tanda Kehamilan Tahap Awal – Sangat penting tahu tanda-tanda kehamilan apalagi untuk hamil muda, sebagian wanita tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil muda. Tanda awal kehamilan memang sulit diketahui karena ciri-ciri yang muncul biasanya tidak terlalu siknifikan dan bisa saja memiliki gejala yang sama dengan haid.

Adanya tanda tanda hamil menunjukkan bahwa hadirnya seorang buah hati dalam keluarga mereka tinggalah menunggu waktu. Keluarga terasa semakin lengkap dengan kehadiran buah hati yang dinanti. Apa saja ciri-ciri orang hamil yang biasa dialami pada masa awal?

Ada kalanya, pasangan suami istri belum mengetahui secara betul mengenai ciri ciri hamil ini. Mereka kadang masih bingung membedakan mana tanda-tanda kehamilan (pregnancy symptoms) sebenarnya dengan akan datang menstruasi.

Kebanyakan para wanita menilai bahwa tanda-tanda kehamilan hanya melihat dari satu sisi saja, yaitu terlambat datangnya menstruasi. Memang betul, salah satu gejala ini adalah terlambatnya menstruasi.

Perlu diingat, terlambat menstruasi ini juga bukan hanya disebabkan oleh kehamilan. Ada banyak hal yang mempengaruhinya, seperti pola makan, stres, terlalu lelah, adanya gangguan hormonal, dsb.

Selain terlambatnya menstruasi, cermati pula ciri ciri hamil yang lain, yaitu:

1. Perubahan pada payudara

Pada saat hamil, ukuran payudara akan menjadi lebih besar. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon estrogen dan progesteron. Perubahan pada payudara ini juga terkadang akan menimbulkan rasa sakit karena adanya rasa sensitif yang meningkat sehingga payudara akan terasa sakit dan nyeri saat dipegang.

Perubahan struktur payudara ini bermanfaat untuk mempersiapkan ibu hamil untuk memproduksi air susu.

Membesarnya payudara juga dapat menimbulkan rasa gatal dan munculnya garis strech mark. Selain itu, puting susu juga akan membesar dengan warna yang semakin gelap, tetapi payudara sendiri akan terasa lebih lembut.

2. Muncul flek yang diikuti kram perut Sebagai Ciri-Ciri Orang Hamil

Bercak darah ini muncul sebelum menstruasi yang akan datang, biasanya terjadi antara 8-10 hari setelah terjadinya ovulasi. Bercak darah sebagai ciri ciri hamil disebabkan oleh implantasi (implantation bleeding) atau menempelnya embrio pada dinding rahim. Munculnya bercak darah pada saat kehamilan kadang disalah artikan sebagai menstruasi.

Selain itu, keluarnya bercak darah biasanya diikuti oleh kram perut. Kram perut sebagai ciri-ciri orang hamil akan terjadi secara teratur. Kondisi kram perut ini akan terus berlanjut sampai kehamilan trimester kedua, sampai letak uterus posisinya berada di tengah dan disangga oleh panggul.

3. Mual dan muntah (Morning sickness)

Sekitar 50% orang hamil akan memiliki tanda tanda hamil ini. Pemicunya adalah peningkatan hormon secara tiba-tiba dalam aliran darah. Hormon tersebut adalah HCG (Human chorionic Gonadotrophin). Selain dalam darah, peningkatan hormon ini juga terjadi pada saluran air kencing.

Oleh karena itu, alat test pack kehamilan menggunakan media air seni. Hal ini dilakukan untuk mengukur terjadinya peningkatan kadar hormon HCG tersebut. Peningkatan hormon ini akan mengakibatkan efek pedih pada lapisan perut dan menimbulkan rasa mual.

Rasa mual sebagai tanda awal kehamilan biasanya akan menghilang memasuki kehamilan trimester kedua. Jika rasa mual dan muntah masih terjadi pada usia kehamilan trimester kedua, sebaiknya periksakan dan konsultasikan ke dokter karena akan mengganggu kehamilan.

Mual dan muntah ini disebut dengan morning sickness karena biasanya terjadi saat pagi hari. Kenyataannya, mual dan muntah dapat terjadi pada siang dan malam hari. Bahkan, morning sickness terjadi hanya ketika orang hamil mencium aroma atau wewangian tertentu.

4. Sering buang air kecil

Selain disebabkan karena janin yang tumbuh dalam rahim mendorong kandung kemih, akibat adanya peningkatan sirkulasi darah dan perubahan hormon saat hamil juga menjadi penyebab Anda lebih sering buang air kecil.

Hindari minuman berkafein saat hamil karena bersifat diuretik sehingga kandung kemih lebih cepat dipenuhi oleh urine dan menimbulkan keinginan untuk sering buang air kecil.

Jangan menahan buang air kecil dan tetap cukupi asupan cairan dalam tubuh sehingga Anda terhindar dari dehidrasi. Anda dapat melakukan senam kegel untuk membantu meminimalkan keinginan untuk sering buang air kecil.

5. Pusing dan sakit kepala (Headaches)

Tanda awal kehamilan yang berikutnya adalah sering merasa pusing dan sakit kepala. Gangguan pusing dan sakit kepala yang sering dirasakan oleh ibu hamil diakibatkan oleh faktor fisik, yaitu: rasa lelah, mual, lapar dan tekanan darah, rendah.

Selanjutnya, penyebab emosional yaitu adanya perasaan tegang dan depresi. Selain itu, peningkatan pasokan darah ke seluruh tubuh juga bisa menyebabkan pusing saat ibu berubah posisi.

6. Lebih peka terhadap bau

Beberapa bau atau aroma tertentu dapat mengganggu ibu hamil, karena biasanya sensitivitas penciuman pada ibu hamil mengalami peningkatan terutama pada trisemester awal kehamilan.  Hal ini disebabkan oleh peningkatan hormon estrogen pada ibu hamil.

Meskipun tingkat sensitivitas bau yang dialami ibu hamil berbeda-beda, tetapi indera penciuman umumnya mengalami peningkatan bersamaan dengan gejala morning sickness sehingga dapat menimbulkan sakit kepala, mual, dan muntah pada masa kehamilan.

Anda dapat mengurangi gejala tersebut dengan menambah aroma terapi yang aman di rumah dan membiarkan jendela rumah terbuka sehingga dapat menghilangkan bau-bauan yang mengganggu dan menghasilkan sirkulasi udara yang baik.

Ciri Ciri Hamil Mirip Seperti Menstruasi

Cukup banyak kasus juga bahwa ciri-ciri orang hamil biasanya mirip dengan akan menstruasi. Ketidaktahuan mengenai hal ini juga menyebabkan beberapa kasus terjadinya keguguran (miscarriage).

Keguguran disebabkan masih dilakukannya suatu aktivitas atau konsumsi makanan yang seharusnya tidak boleh dilakukan orang hamil, padahal sebetulnya dia sudah mengalami kehamilan. Ketidaktahuan akan tanda tanda hamil juga mengakibatkan persiapan yang matang menyongsong kehamilan menjadi terabaikan.

Sebaliknya, banyak kasus para keluarga stres karena mengalami tanda-tanda hamil, ternyata setelah dilakukan beberapa kali test hasilnya negatif. Bayangan dan dambaan kehamilan yang mereka tunggu akhirnya menjadi sirna.

Cara untuk lebih memastikan keakuratan tanda-tanda hamil tentu harus dilakukan test kehamilan (pregnancy test), baik yang dilakukan di rumah dengan menggunakan test pack atau dilakukan di laboratorium yang melakukan tes terhadap darah Anda.